Jun 17, 2020

MEMBUAT BLOG REVIEW BUKU

membuat blog review buku


#CeritaSiBowgel - Bowgel.com. MEMBUAT BLOG REVIEW BUKU. Setelah mempertimbangkan beberapa hal, akhirnya saya memutuskan untuk membuat Blog ini dengan Nieche Review Buku. Maklum selain menulis dan membuat illustrasi saya juga suka membaca buku.

Genrenya macem-macem. Tapi yang paling sering saya baca, pastinya Fantasy. hahaha.. Mengapa saya mengubah Blog ini menjadi blog khusus Review Buku ? Ini dia alasannya !

MEMBUAT BLOG REVIEW BUKU 


Jika diperhatikan Blog ini kan berisi tentang cerita (non fiksi rasa fiksi) yang dinarasikan oleh Bowgel. Kalo diingat-ingat lagi, cerita ini tuh lama-lam semacam cerpen tapi Di Blog, yekan ? Meskipun ada juga postingan yang random. tapi sih intinya tentang cerita. 

Nah, buku pun merupakan bentuk suatu cerita yang ditulis. Biar makin klop dan tidak dianaktirikan seperti di Blog sebelah, akhirnya saya memutuskan untuk membuat kategori khusus di Blog ini. Topiknya cocoklah sama Cerita Si Bowgel. Plus biar Blog ini juga ada isinya. hahaha.. 

KATEGORI


Untuk kategori saya gak akan buat sebanyak dan selengkap GoodReads ya ? Kayaknya cukup dimasukkan ke dalam Fiksi Dan Non Fiksi aja deh. Atau mungkin kalo ke depannya banyak, bisa juga dibuat review Manga atau komik dll. 

Untuk saat ini cukup menggunakan dua kategori dulu aja. Nanti kalo kebanyakan malah bingung sendiri. hahaha.. Apalagi kan saya tipikal orang yang gampang benget berubah-ubah idenya. Kadang pinginnya A tapi mendadak berubah ke plan B. 

Sambil saya lihat bagaimana perkembangan Blog ini ke depan, sementara yang penting rajin  menulis dulu aja. Hehehe.. Ya Gak ? 

STRUKTUR REVIEW BUKU 



struktur review buku di blog
credit : ewafebri (saya sendiri)



Berhubung ini merupakan sebuah Blog maka saya juga harus mempertimbangkan aspek yang dibutuhkan untuk mengembangkannya. Terutama soal SEO, dan tentu saja rasa nyaman pengunjung saat membaca blog ini. 

Oleh karena itu saya membuat rumusan dalam menulis, supaya lebih mudah dibaca dan dimengerti. Maklum saya kalo disuruh menulis bebas tanpa ada templatenya itu hasilnya sangat berantakan sekali. 

Supaya asyik, tentu saya akan memanfaatkan Heading dan subheading. Supaya kita juga memiliki jeda saat membaca tulisannya. Iya gak Genks ? Bagaimana menurut kalian ? 

PENENTUAN STAR REVIEW


Sebagaimana Blog tentang review buku saya juga akan menambahkan bintang sebagai salah satu indikator tentang asyik tidaknya alur cerita menurut saya. 

Kenapa menurut saya ? 

Ya, karena bagus tidaknya itu sesuai selera. Bukan merupakan hasil penilaian mutlak. Kalo menurut saya bagus, belum tentu buat orang lain bagus juga kan ? Tapi paling tidak dalam review nanti,  saya bisa menjelaskan tentang pandangan saya terhadap buku tersebut. 

  • ⭐ : Bintang satu berarti bukunya sulit banget saya nikmati. Hingga saya berakhir untuk tidak melanjutkkannya. Bukan berarti bukunya jelek ya ? tapi mungkin saya yang kurang sreg sama cerita bukunya. 
  • ⭐⭐ : Bintang dua artinya buku ini jauh dari ekpektasiku. Misalnya dari judul bagus, tapi pas bagian cerita bikin sakit kepala.
  • ⭐⭐⭐ : Bintang tiga ini adalah kategori standar. Di mana saya menikmatinya, meski saya tak mendapatkan kesan apapun setelah membaca bukunya. Biasa aja !
  • ⭐⭐⭐⭐: Bintang empat artinya adalah golongan buku yang saya nikmati proses membacanya. Dan bisa mendapatkan kesan mendalam setelah membacanya. Namun, ada beberapa hal yang menurut saya masih sedikit mengganggu. Seperti contohnya format cerita yang bikin pusing kepala, tapi saya suka banget sama isinya. 
  • ⭐⭐⭐⭐⭐ : Bintang lima artinya adalah golongan buku yang bahkan saya rela untuk membacanya kembali (reread), saking sukanya kebangetan. Biasanya juga merupakan buku yang memiliki kesan dan pesan yang bisa saya implementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

FAKTOR PENILAIAN


Sebenarnya berdasarkan apa sich saya menentukan Star reviewnya ? Ini dia beberapa hal yang menjadi acuan saya dalam hal membuat review buku : 

  • Gaya bahasa penulisan. Nantinya ini akan menentukan apakah saya lanjut baca samapi habis, atau berhenti di tengah jalan. Bagi saya gaya bahasa kadang bisa mempengaruhi mood membaca. 
  • Proses membaca. Ini berkaitan dengan saat saya membacanya, nyaman atau tidak. Atau rasanya ingin memendam bukunya di bawah bantal ? hihihi...
  • Manfaat atau moral story. Kalo yang ini berhubungan dengan apa yang saya dapatkan saat membaca buku tersebut. Kadang ada beberapa buku yang rasanya " gitu-gitu aja ", ada juga buka yang meninggalkan kesan mendalam. Bahkan bisa dijadikan guidelines hidup. hehehe..
  • Klimak ceritanya. Misalnya setelah membacanya ada kesan yang mendalam banget yang bahkan saya sulit ungkapkan dengan kata-kata. 

KESIMPULAN


Setiap orang tentu memiliki pertimbangan sendiri-sendiri tentang bagaimana menyusun dan membuat Blog untuk review Buku. 

Bagi saya, alasannya cukup sederhana. Supaya tetap produktif plus bisa berbagi hal yang bermanfaat buat teman-teman semuanya. Akan menjadi sebuah kebahagian tersendiri apabila yang saya bagikan dan tuliskan bermanfaat untuk orang lain. 

Semoga isi Blog ini, meski banyak tulisan random bisa menghibur dan membawa kebaikan pada semua orang. Terima kasih sudah membaca.. 

Salam Comel !

Jun 12, 2020

BOOK REVIEW INDONESIA | JOHN GREEN - AN ABUNDANCE OF KATHERINES


book review an abundance of katherines


#CeritaSiBowgel - Bowgel.com. BOOK REVIEW INDONESIA | JOHN GREEN - AN ABUNDANCE OF KATHERINES | Buku ini tuh sebenarnya udah lama banget saya baca. Dulu juga pernah saya publish reviewnya di Blog ewafebri. Akan tetapi, mengingat struktur tulisannya gak karuan, akhirnya saya kirim ke draft tulisan lagi. Dan hari ini saya ingin membuat review dengan tulisan yang lebih enak dibaca. hahaha.. Selamat membaca !

BOOK REVIEW INDONESIA | JOHN GREEN - AN ABUNDANCE OF KATHERINES 



book review john green an abundance of katherines


⭐⭐⭐



JUDUL : AN ABUNDANCE OF KATHERINES
PENULIS : JOHN GREEN
GENRE : YOUNG ADULT
TAHUN PENERBITAN : 2006
ISBN :   9780525476887
JUMLAH HALAMAN : 229
BAHASA : INGGRIS


BLURB


" Katherine V thought boys were gross. Katherine X just wanted to be friends. Katherine XVIII dumped him in an e-mail. K-19 broke his heart.

When it comes to relationships, Colin Singleton's type happens to be girls named Katherine. And when it comes to girls named Katherine, Colin is always getting dumped. Nineteen times, to be exact.

On a road trip miles from home, this anagram-happy, washed-up child prodigy has ten thousand dollars in his pocket, a bloodthirsty feral hog on his trail, and an overweight, Judge Judy-loving best friend riding shotgun--but no Katherines. Colin is on a mission to prove The Theorem of Underlying Katherine Predictability, which he hopes will predict the future of any relationship, avenge Dumpees everywhere, and finally win him the girl.

Love, friendship, and a dead Austro-Hungarian archduke add up to surprising and heart-changing conclusions in this ingeniously layered comic novel about reinventing oneself. "
 

THE REASON I READ


Alasan saya masih tetep klise. Gara-gara baca buku John Green, saya tertarik untuk baca buku ini juga, Gaya bahasa John Green yang ringan dan mudah dimengerti, bagi yang sedang belajar kayak saya ini menjadi salah satu alasan utamanya. 

Yang kedua, jujur biar gaya aja ! hahaha.. " wuidich bacaannya buku bahasa Inggris ! ". Nanti kan bisa dipajang di deretan Shelves GoodReads

Padahal sih sebenarnya saya sedang belajar bagaimana memahami sebuah cerita dalam bahasa Inggris. Huehuehue.. 

CHARACTER


Collin Singleton adalah seorang yang genius dan Prodigy yang tinggal di Tennese, Amerika. Dia tergolong genius dengan caranya sendiri. hehehe.. 

Kemampuannya merumuskan segala sesuatu membuatnya ingin memprediksi masa depannya juga. Bahkan tentang kisah cintanya dengan beberapa wanita bernama Katherine yang sering mencampakkannya. Hihihi.. Miris sekali. 

Hasan adalah sahabat Collin, seorang Muslim yang tinggal di Tennese. Dia teman yang mengharapkan Collin hidup normal layaknya anak remaja lainnya. hahaha.. Dia sangat memahami apa yang membuat Collin bisa menjadi lebih percaya diri. 

Katherine adalah nama-nama wanita yang telah mencampakkan Collin. Bahkan saking banyaknya, dia menambahkan nomor romawi di setiap nama belakang mantannya.

STORY


Colin seorang prodigy dan genius yang mampu membuat segala sesuatu dalam bentuk rumus layaknya matematika. Sebagai seorang remaja, dia pun juga ingin menjalin kisah cintanya. Dan cintanya selalu berlabuh pada seorang gadis bernama Katherine. 

Sayangnya, setiap gadis yang bernama Katherine selalu mencampakkan Colin. Hingga kemudian dia berniat membuat prediksi masa depannya, dengan menciptakan Anagram. Supaya kelak dia bisa mengetahui kemungkinan atas nasib cintanya. 

Saking seringnya dia jatuh cinta dengan nama yang sama, Colin bahkan menambahkan angka romawi di belakangnya. Hahaha,, 

Sebagai seorang sahabat (yang berani berterus terang), Hasan mengingankan Colin hidup normal layaknya remaja lain. Normal di sini mungkin lebih ke "take a easy" dengan kisah cintanya tanpa harus memikirkan membuat theorem (rumusan soal percintaan) segala. Hihi.. Ya hidup cukup dinikmati, gak perlu dibikin ribet. 

Itu pula alasannya, mengapa Hasan mengajak Colin untuk melakukan perjalanan (Roadtrips). Sebagai sahabat, Hasan paham betul, Roadtrips lah yang akan menyelamatkan dunia remaja Colin menjadi kenormalan baru (lah.. New Normal ?) layaknya remaja seusianya. hahaha..

MY IMPRESSION


Jika dibandingkan dengan buku John Green yang lainnya, menurut saya buku ini terkesan memaksakan alur ceritanya. Meski awalnya saya penasaran dengan judulnya, namun saat proses membaca bayangan saya tentang keseruan buku ini perlahan sirna. 

Sebenarnya tidak jelek, tapi mungkin kurang sreg buat saya aja. Hal ini saya simpulkan setelah membaca buku ini dan pada bagian pertengahan, saya hanya merasa.. "owh begini aja toh ceritanya.. " Rasa excited saya di awal mulai berkurang. hahaha.. 

Tadinya saya pikir, dengan modal nama "John Green" saya akan terhanyut dengan alur ceritanya seperti membaca The Fault In Our Stars atau Looking For Alaska. Tapi ternyata tak seheboh itu. Tapi lumayanlah untuk baca-baca, daripada baca berita Hoax mulu. hahaha,, 

Hal yang membuat saya masih betah membaca buku ini hingga akhir adalah adanya istilah-istilah baru yang digunakan oleh John Green. Seperti Smartypants, Anagram, Dingleberries, Theorem (rumus persamaan) dll. Bagi saya beberapa istilah itu menjadi perbendaharaan kata baru. Hehehe.. 

Owh iya, di buku ini juga penggunaan kata "kafir" terdengar sangat lucu. Hihihi .. Biasanya saya cukup sensi kalo ada orang yang dikit-dikit teriak kafir mulu, tapi dalam cerita ini, penempatannya biasa saja.  
 

Baca Juga : BOOK REVIEW PAPERTOWNS - JOHN GREEN


Cerita ini sih 100% fiktif. Memang ada ya kejadian sebenarnya punya pacar dengan nama yang sama (secara tak disengaja) kecuali memiliki obsesi tersendiri ? hahaha.. Sungguh gak masuk akal. Tapi namanya cerita ya dinikmati saja. hehhe.. 

WHAT I LEARN


Buku ini menceritakan tentang kisah persahabatan, percintaan, perjuangan hidup dan bagaimana sebuah cerita atau sejarah itu lebih mudah diingat dibandingkan dengan hal-hal yang bersifat pasti. 

Seperti angka-angka , ilmu matematika, atau segala sesuatu yang dihasilkan dengan rumus / ketentuan akan mudah dilupakan, dibandingkan dengan sejarah, moment, cerita, yang sekalipun penciptanya atau orang yang menyampaikan telah tiada, tapi cerita itu mampu bertahan lama.

Apalagi kalo cerita itu bisa tersebar dari mulut ke mulut. Namun yang perlu diwaspadai adalah ketidakpastian. Karena cerita mudah ditambah dan dikurangi pada proses penyebarannya. hahaha.. Sementara ilmu pasti, dari awal hingga akhir akan memiliki hasil yang sama karena rumusnya ya itu-itu saja. 

Selalu ada kelebihan dan kekurangan dalam setiap sisi kehidupan. Tergantung bagaimana kita memilih dan menjalaninya. 


FAV. QUOTE


"Brain from knowing what can not be remembered" -- John Green

 

Jun 10, 2020

STOP HOAX ! BERHENTI MEMBAGIKAN KONTEN ORANG LAIN DI SOSIAL MEDIA


berhenti membagikan konten hoax



#CeritaSiBowgel - Bowgel.com. Hoax sudah menjadi "New Normal" tanpa kita sadari ya ? Tombol reshare, repost, ataupun retweet memudahkan kita untuk membagikan konten yang dibuat oleh orang lain (ataupun kita sendiri) pada follower. Akan tetapi, Bowgel mulai membatasi bahkan menghindari aktivitas ini dengan alasan berikut ini.

BERHENTI MEMBAGIKAN KONTEN ORANG LAIN DI SOSIAL MEDIA


Merebaknya berita Hoax, meme foto ataupun foto yang sengaja diedit untuk tujuan tertentu membuat membuat Bowgel jadi harus berhati-hati. Setidaknya, akuh gak mau jadi bagian dari mereka yang membagikan konten tanpa tahu kebenarannya. 

Beberapa fitur tombol memang mudahkan untuk membuat sebuah konten menjadi viral. Ataupun adanya hashtag yang menjadi alat untuk melakukan pergerakan baru. Akan tetapi ini menjadi jebakan batman jika kita tidak tahu benar apa yang sedang terjadi. 

Rasa amarah, rasa kecewa, rasa denial kadang bisa lebih menang dari rasa waras. Terutama jika didukung oleh rasa gegabah dan tidak suka. Padahal belum tentu semua informasi itu terjadi sesuai fakta. 

Hoax belakangan menjadi kenormalan baru (New Normal). Meskipun gak ada hubungannya sama bidang ekonomi. Hihihi.. tapi hal ini juga bisa berdampak pada perekonomian loh. 

Bahkan saking terlihat normalnya, orang sulit membedakan mana yang palsu mana yang asli. Semua terkesan menjadi fakta. Apalagi banyak media pemuja click bait. 

STOP SHARING 


Itulah yang menjadi pertimbangan, kenapa Bowgel jarang sekali membagikan konten orang lain apalagi soal opini. 

Sebuah opini kadang tidak berdasarkan data yang jelas. Apalagi cuma mengandalkan asumsi, yekan ? Belum lagi kalo yang membuat opininya tuh males melengkapi / research data lebih dulu. Alah Biyung !

Bahkan meskipun ada datanya, kita juga harus mencari tahu, apakah data tersebut relevan atau tidak. Ya daripada kita salah membagikan informasi ke orang lain ? Hayoooo... ! Apa gak kita jadi tukang fitnah malahan ! Hadeeh ! 

MEMBAGIKAN KONTEN SENDIRI


Daripada membagikan konten orang lain yang belum jelas kebenarannya, Bowgel lebih suka berbagi artikel pribadi. Alasannya simple, karena Bowgel paham tentang konsekuensinya. Pun tulisannya juga bisa dipertanggungjawabkan karena murni pikiran sendiri. 

Sebel kan kalo kita terlibat masalah hanya karena membagikan informasi dari orang lain. Apalagi tak bisa mempertanggungjawabkannya.. ? Yekan ? 

Meski terkesan ingin berada di zona nyaman, ya gak masalah ! Toh masih banyak hal lain dalam kehidupan Bowgel yang memang perlu dituntaskan. Bukan menambah masalah dari repost tulisan orang lain. Hehehe.. 

SHARING DARI SANG PAKAR


Hal lain lagi yang berani Bowgel bagikan adalah tentang tutorial atau cara step by step yang memang ditulis oleh pakarnya. Paling tidak mereka memang sudah punya pengalaman di bidangnya. Bukan dari sumber berita yang sekarang ini cenderung mendewakan click bait

Beberapa media memang memberikan informasi yang valid, tapi banyak juga media lain yang hobi memplintir berita supaya dibaca dan berakhir dengan membuat drama penyangkalan dalam bentuk berita baru sebagai klarifikasi. Ah Basi Sekali ! 

MEMBACA DARI SITUS RESMI


Untuk mendapatkan informasi valid dan jelas, Bowgel biasanya lebih suka membaca di Press Realese situs resminya. Paling tidak apa yang disampikan gak berbelit-belit seperti drama mendapatkan Click. 

Berita tersebut juga lebih layak untuk di-repost (tanpa harus menambahkan caption drama) karena berasal dari sumber situs resminya. 

Yup.. Bowgel ingin menjadi bagian penyebar informasi yang benar sehingga bisa mengedukasi diri sendiri dan pembaca lainnya dengan baik. Bukan menjadi penyalur berita sampah yang hanya bertujuan untuk membuat huru hara, membangun rasa pesimis dan sulit dipertanggungjawabkan. 

KESIMPULAN


Jika terpaksa atau secara tidak sengaja membaca sebuah informasi yang Bowgel percaya itu Hoax. Biasanya justru gak akuh share. Biarkan budaya kebodohan itu rantainya terputus pada Bowgel saja. 

Jangan sampai Bowgel menjadi bagian dari mereka yang menyebarkan informasi tidak benar / dilebih-lebihkan. 

" Cerdaslah dalam mengelola informasi, bijaklah dalam membagikan informasi. " ~ Bowgel

Dengan begitu hidup kita akan dipenuhi hal-hal yang positif dan bermanfaat. 

Sekian #CeritaSiBowgel kali ini. Salam Comel !


Jun 3, 2020

IDULFITRI 1441 H BERBEDA

cerita si bowgel idulfitri


#CeritaSiBowgel - Bowgel.com. IDULFITRI 1441 H BERBEDA | Pada setuju gak genks kalo Lebaran tahun ini berbeda banget rasanya. Bowgel sih merasa begitu. Hihi.. gak tahu kalo kalian. Jadi begini cerita bedanya !

IDULFITRI 1441 H BERBEDA


Yang namanya Idul Fitri tuh identik dengan mudik, bersilahturohmi, makan-makan dan berekreasi ya.. ? Belum lagi beli baju baru (Bowgel sih gak dibeliin, si Mak pelit, warna bajunya itu-itu aja soalnya. Hehhe..)

Tapi sayangnya tahun ini sangat berbeda. Gak seperti tahun-tahun lalu. Ada beberapa kebiasaan yang berubah total tahun ini. Ini dia ceritanya !

SHOLAT IED


Suasana sangat berbeda di awali dengan Sholat Ied. Biasanya setiap tahun Bowgel sekeluarga Sholatnya di Masjid dekat rumah. Namun tahun ini karena di Masjid tidak ada, jadi kami mengikuti himbauan untuk Sholat di rumah saja. Bareng sama keluarga. 

Kebetulan juga ada tetangga yang ikutan mau sholat bareng kami, jadi setidaknya ada lebih dari kuota minimal yang diperbolehkan sholat di rumah. 

Untuk mengikuti himbauan juga, akuh sekeluarga tetap memberlakukan social distancing selama Sholat. Ini agak ironis ya ? Padahal setiap Sholat biasanya kita selalu dianjurkan untuk merapatkan saff-nya. Tapi kali ini kita harus menjaga jarak. 

Dari suasana ini sudah mulai ada yang terasa hilang genks. Beruntungnya gema takbir masih terdengar di Masjid sekitaran rumah. Meskipun sebagian berasal dari recording tapi rasa lebaran masih tetap ada.

SERANGAN TETANGGA


Hari itu akuh sekeluarga yakin banget gak akan ada yang berkunjung. Apalagi sedari malem hingga Sholat Ied menjelang, suasana area rumah itu sepi banget. Gak ada orang berkeliaran seperti tahun sebelumnya. 

Tapi ternyata perkiraanku tuh salah besar genks. Setelah selesai Sholat, akuh sekeluarga itu berharapnya leyeh-leyeh sambil menikmati ketupat dan rendang. Namun tak berselang lama, pagar rumah seperti ada yang membuka. Dan terdengarlah, 


" Assalamualaikum... ", teriak tetangga dari depan pintu rumah. 

" Waalaikumsalam... ", Sahut kami sekeluarga dari dapur belakang. 
 

And then... Geruduukkk... 

7 orang pun bertamu dari keluarga tetangga. Nenek, Kakek, Anak, Mantu dan para cucu. Beruntungnya mereka sadar diri untuk cuci tangan lebih dulu. 

Secara kebetulan, taman depan rumah memang disediakan kran (untuk menyiram tanaman). Ternyata kran tersebut sangat berguna di masa pandemic ini. Hihihi.. 

Mereka pun duduk di bagian teras rumah. Owh iya, entah kenapa orang-orang itu memang lebih suka duduk di bagian teras depan dibandingkan ruang tamu. Untungnya sih kami menyiapkan bangku dan meja. Tak ketinggalan, sekaligus cemilan lebaran. 

Sesaat kemudian, keajaiban pun terjadi.. hahaha.. 

Iyak... ! Keluarga tetangga lainnya pun ikut berdatangan mengunjungi kami. Dan kalo dihitung-hitung, mungkin lebih dari 50 orang yang berkunjung ke rumah. Niat social distancing dari pagi pun ambyar. Hahaha.. 

Curangnya nie para tetangga, mereka pasang status  di story bahwa rumahnya tidak ingin dikunjungi. Eh tapinya mereka malam mengruduk rumah kami. 😭😭😭😭 Hukuman macam apa ini ?

Tapi ya gak apa-apa. Susah juga rupanya. Masa' iya kami tega mengusir mereka semua. Bowgel doakan semoga kemarin yang ada di rumah senantiasa sehat. 

HUNTING PHOTO MACRO



cerita si bowgel hunting photo


Umumnya kan kalo habis lebaran pertama, kita lanjut berkunjung ke rumah keluarga yang agak jauh di hari kedua ya. Akan tetapi, mengingat suasana kayak gini dan belum tentu mereka bersedia dikunjungi, akhirnya akuh butuh aktivitas lainnya. 

Salah satunya adalah hunting foto untuk macro. Buat kalian yang penasaran seperti apa hasil fotonya, bisa langsung klik di menu Photography. Hasil fotonya sih kebanyakan tentang alam ya genks. Hihihi... 

Owh iya, foto-foto tersebut akuh potret cuma pake Hape saja ya genks ? bukan pake kamera dslr yang mahal tea. Hahah.   Jadi jangan heran kalo gak sesuai ekspektasi kalian. 

BLOGGING 


Aktivitas lain yang akuh lakukan tentu saja Blogging. Terutama me-redesign template Blog supaya kelihatan lebih segar di mata. Hehe.. 

Selain itu tentu saja bikin draft postingan, salah satunya yang sedang kalian baca ini. Hehehe... 

Akuh beruntung banget punya aktivitas dan hobi yang bisa menghibur di masa pandemic ini. Bayangkan kalo gak ada kegiatan sama sekali selama liburan. Hadeeeh.. Bisa maki tambah gemuk nie paha dan pipi. 

KESIMPULAN 


Lebaran tahun ini memang berbeda ya Genks. Tapi semoga ibadah yang kita lakukan selama bulan Ramadan kemarin diterima Tuhan YME.

Ke depannya Bowgel berharap masa yang terbatas ini cepat selesai. Virus pun secepatnya menghilang, atau paling tidak ada solusi dan obat yang mudah di dapat. 

Itulah cerita Bowgel tentang Masa Liburan Lebaran Tahun 1441 H kali ini. Selamat Idul Fitri, Mohon Maaf Lahir dan batin ya ? 

Salam Comel !


May 31, 2020

REDESIGN BLOG BOWGEL.COM


redesign blog bowgel.com


#CeritaSiBowgel - Bowgel.com. REDESIGN BLOG | Dah lama banget Bowgel gak cerita di mari. Hihi.. Kangen ngrusuh di sini. Akhirnya hari ini kesampaian. 

REDESIGN BLOG BOWGEL.COM


Jadi ceritanya beberapa waktu lalu Blogger.com mulai melakukan perubahan pada tampilan dan dashboardnya. Buat yang sering ngeblog pake Hp, tentu perubahan ini sangat membantu sekali. Termasuk buat akuh. Hehhee... 

Salah satu kelebihan dashboard barunya adalah tentang ngedit html yang gak perlu pusing harus pake desktop. Karena sekarang sudah bisa diakses pake Hp. 

Saking senengnya, kapan pun dan di mana pun Bowgel berada, kerjaannya ngutak ngatik kode html. Hahhaa.. dan kemudian tercetuslah buat nge-redesign Blog ini. 

PILIHAN WARNA

banner bowgel.com


Jujur Bowgel udah jatuh cinta sama template Blog ini. Selain tampilannya lebih simple juga karena loadingnya lebih cepat. 

Yang menjadi masalah dari awal adalah akuh kurang suka dengan pilihan color scheme-nya. Mumpung punya sedikit waktu ngutak atik kodenya, makanya akuh ubah deh color scheme-nya. 

Setelah melewati beberapa pertimbangan. Pilihan warnanya jatuh pada perpaduan warna turqouise dan Orange.

TURQOUISE


Entah kenapa suka banget sama warna Turqouise (kalo kata orang-orang warna tosca). Warna ini tuh kayaknya bikin semangat dan betah gitu. Hahaa...

Nama Turqouise sendiri ternyata berasal dari Perancis untuk sebutan batu "Turkish". Yang mana batu tersebut diimport dari negara Turki. 

Pada tahun 1573, Turqouise resmi digunakan untuk sebuah nama warna seperti yang dipake di Blog ini. Hehhe... 

Tadinya Bowgel sempet ragu mau pake warna ini untuk di Blog, takutnya nanti disangka nyontek Blognya Emak Blogger. Tapi secara pandangan mata, warna ini cukup kontras dan akuh suka banget. 

ORANGE


Supaya sedikit berbeda dari warna Blog yang disebut di atas tadi, akhirnya Bowgel berinisiatif memadukannya dengan warna lain. 

Orange merupakan perpaduan warna kontras jika disandingkan dengan turqouise. Sekaligus menjadi perpaduan warna warm dan cool. 

Selain itu, kedua warna ini juga memenuhi kriteria "warna yang dianjurkan" untuk mendesain Blog. Yaitu kontras. Hahaha...

Setelah pertimbangan cukup lama. Akhirnya Bowgel memutuskan menggunakan 2 warna andalan ini untuk panduan color palettenya. Jadi ke depannya biar lebih mudah ketika mendesain image pelengkap. 

BUFF TITANIUM


Satu warna lagi yang akhirnya Bowgel tambahkan adalah Buff Titanium. Warna ini sekaligus sebagai penyeimbang warna lainnya. Sehingga warna tak terlalu sakit di mata. 

Awalnya untuk background menggunakan warna putih, namun kemudian Bowgel ubah menjadi buff. Alasannya, penggunaan warna putih membuat 2 paduan warna tersebut terlalu tajam dan kontras. Sehingga bikin terasa silau di mata. Hihi.. 

LOGO 


logo bowgel.com
Warna logo baru Bowgel



Setelah menentukan warna yang ingin dipakai, akhirnya Bowgel bisa lebih mudah mendesain logonya. 

Jika sebelumnya warna logo monokrom abu-abu, kali ini diganti menggunakan Turqouise dan orange. Pun baju si akuh juga berubah warna. Hehee.. udah gak merah lagi Donk ! 

Kayak yang di banner ituloh warnanya. Hahaha... Biar seragam sama Blognya nie hihi... 

TULISAN LOGO


Dari awal membuat logo, akuh tuh dah mendesainnya menggunakan Canva. Aplikasi paling gampang buat logo apalagi kalo bukan canva, yekan ? 

Dan kali ini pun sama. Untung akuh masih inget sama nama fontnya. Jadi bisa dilanjutin tuh si logo. Hahaha...

KESIMPULAN


Jadi bagaimana menurut teman-teman Bowgel ? Apakah kalian menyukai tampilan Blog akuh yang baru ini ? Hihihi... Semoga kalian makin betah main-main bareng akuh di sini ya.. ? 

Jangan lupa kalo ada ide boleh dituliskan, tapi gak boleh ngegas nyampeinnya ya ? Biar Bowgel gak jantungan nerima sarannya. Hihihi... 

Salam comel !

May 18, 2020

BOWGEL BERKUNJUNG KE BANDUNG

cerita si bowgel


#CeritaSiBowgel - Bowgel.com. BOWGEL BERKUNJUNG KE BANDUNG. Hari ini Bowgel mau cerita. Tentang kunjungan Bowgel ke kota Bandung di awal Bulan Maret lalu. Ceritanya sih mungkin biasa saja, tapi kenangannya bagi Bowgel sangat luar biasa. Hehehe.. 

BOWGEL BERKUNJUNG KE BANDUNG


Udah lama Bowgel gak bercerita di Blog ini. Soalnya lagi bingung mau cerita tentang apa. Mau nulis tentang tema Misteri tapi kayaknya gak cocok sama suasan Ramadan. Akhirnya Bowgel memutuskan bercerita saat berkunjung di Bandung saja deh ya ? 


THEE HUIS GALLERY


Ceritanya kan beberapa waktu lalu Bowgel mengunjungi Bandung, karena ada pameran lukisan di Thee Huis Galery yang nampilin Muka Bowgel dan Iwawa. Hehhe.. 

Seru banget ternyata, dan lukisan Bowgel itu sempet diliput sama Radar Bandung loh. Hehhee.. Meskipun yang masuk ke beritanya nama Mak Bowgel. Hihihi.. 

Meski begitu Bowgel udah sangat bahagia banget. Gambarnya di pajang di arena pameran. Hue-hue.. Owh iya.. pas di Bandung waktu itu, Mak Bowgel ketemu salah satu pengunjung pameran yang berdiri pas di depan lukisan Bowgel. Dia seperti sedang mengamati lukisan tersebut. 

Sayup-sayup, Bowgel denger si Mbaknya ngomong sama temennya.. 

" Fotoin saya di bawah lukisan ini ya ? Saya suka banget !", Kata si Mbak ke temannya. 


Lukisan si Bowgel
HOPES, lukisan Bowgel yang dipamerin


Dengan sigap si Mbak ambil posisi Pose di bawah lukisan, dan temannya pun secara otomatis mengklil tombol di kamera DSLRnya. hehehe.. 

Dari kejauhan Mak Bowgel menyaksikan adegan itu, dalam hati dia lega banget. Karena kulirik dia tersenyum simpul. Pasti bahagia banget tuh hatinya hehehe.. 

Eits, ternyata Mak Bowgel kena star syndrome, gara-gara si Mbaknya foto di bawah Lukisannya, dia pun mendekati mereka dan sok akrab tanya-tanya. Hihihi.. Norak banget deh Mak !, Bowgel jadi malu nie !

" Hai... " Ujar Mak Bowgel membuka percakapan. 

" Kalo boleh saya tahu, menurut kalian, lukisan mana yang cukup mengena di hati ? ", tanya Mak Bowgel tanpa tedeng aling-aling (alias to the point).

" Owh, saya sih suka banget sama yang ini (sambil nunjuk lukisan Hopes, karya Mak Bowgel) ", Jawab si Mbak sambil tersenyum ramah. 

" Owh ya ? Kenapa ?", Lanjut Mak Bowgel sambil senyum sumringah. 

" Entahlah, tapi saya merasa warna lukisan ini tuh relevan sama kejadian sekarang, tapi dibungkus dengan karakter yang menggemaskan. Jadi lebih menarik sekaligus pesannya tersampaikan ", jawab si Mbaknya dengan nada tenang dan ramah. 

" Owh syukurlah, ngomong-ngomong saya pelukisnya loh.. ! hihihi... Saya seneng apa yang ada dalam karya saya, bisa diterjemahkan oleh pengunjung seni. Hehehe.. " , sambung Mak Bowgel bangga. 

Bowgel tahu, pasti si Emak berasa diawang-awang pas si Mbaknya memberikan alasannya. Tapi untungnya si Mak bisa mengontrol diri gak bangga berlebihan, jadi gak awkward banget gitu. Hahaha... 

Setelah ngobrol-ngobrol, ternyata mereka adalah mahasiswa yang diberi tugas oleh Dosen untuk mengunjungi beberapa pameran. Mungkin sekaligus sebagai sarana buat mereka untuk belajar tentang seni meski tidak formal. 

Si Mak Bowgel jadi pingin belajar juga tuh, tapi dia bingung mau memulai pendidikannya dari mana ? Apakah harus kuliah online lagi ? Hmmmm.. Kalo dia Kuliah lagi, Bowgel pegimane ya ?

REUNI DADAKAN


mak bowgel dan temannya
Mak Bowgel and The Gank


Setelah mengunjungi Thee Huis, Bowgel pun meluncur ke Selasar Sunaryo. Karena si Emak mau reunian bareng teman kuliahnya jaman dulu. Dengan bermodal Aplikasi Gosend, kami menjelajah kota Dago Bandung. 

Beruntung banget memang ada aplikasi ojek online, kalo gak ada pasti udah nyasar entah kemana. hahaha.. 

Sesampainya Di Selasar Sunaryo, kami mengunjungi beberapa gedung yang tersedia. Kebetulan hari itu lagi ada Pamerannya pelukis Bandung, Namanya Arya

Karya mas Arya itu mungkin bisa disebut kontemporer ya ? entahlah, Bowgel juga gak paham tentang hal kayak gitu. Yang pasti material yang dipakai merupakan recycle atau barang bekas. Ada bahan meterial dari kaleng-kaleng, tambang dll. 

Setelah puas keliling menikmati lukisan yang ada, salah satu teman kuliah Mak Bowgel pun datang. Seperti halnya pertemuan Mak-mak yang lain, reunian mereka pun berakhir dengan ghibah masa kuliah. Hahaha.. 

Kalo Bowgel perhatiin dari cerita yang mereka bicarakan, Mak Bowgel dari kuliah hingga sekarang gak banyak berubah, kecuali penampilan fisiknya aja. Dia masih tetap sama, absurd dan gaje. hehehe..


MENGUNJUNGI ALMAMATER 


Setelah puas ngobrol dan menikmati cemilan di Selasar Sunaryo, mereka pun (Mak Bowgel dan temannya) memutuskan untuk mengunjungi Almamater kuliah jaman dulu. Ternyata si Mak dulu pernah belajar di Unikom, meskipun gak lulus.

Itu juga mungkin yang menjadi pertimbangan si Emak punya Blog yang banyak, hahaha.. Biar ketahuan kalo dulu pernah belajar di sekolah jurusan komputer. Hahha (ini cuma opini Bowgel doank kok, hihi).

Unikom ternyata Universitas yang lumayan besar dan bagus. Gedungnya banyak yang baru keknya. Menurut Mak Bowgel, dulu Unikom tak sebesar sekarang, meski sekolahnya bagus mirip hotel. Hehhe.. Jaman dulu harus naik turun tangga, kalo yang sekarang udah pake Lift. Kemajuan, hehehe !

Kulihat Mak Bowgel bahagia banget bisa mengunjungi alamaternya, mungkin dia merasa ada kebanggaan pernah terdaftar menjadi salah satu mahasiswi di sini. Tapi kulihat juga ada sedikit rasa penyesalan di sana. Kenapa dia dulu tak melanjutkan sekolahnya (kira-kira begitulah rasa sesalnya). 


KEMBALI KE JAKARTA


Kalo saja waktu bisa dihentikan sementara, mungkin Mak Bowgel ingin berdiam di sana lebih lama. Tapi namanya detik waktu kan memang terus berjalan. Tak disangka waktu mendekati Jadwal kereta berangkat Ke Jakarta. 

Bruntung Mak Bowgel punya teman kuliah yang baik hati dan tidak sombong, Sang teman bersama suaminya, mengantarkan kami ke stasiun Bandung untuk pulang menuju Jakarta. 

Meskipun perjalanan singkat, tapi Bowgel seneng bisa mengunjungi Bandung untuk pertama kalinya. Belum lagi kemarin karya Bowgel terpampang di salah satu Galery yang ada di sana. Semoga suatu hari nanti Bowgel bisa berkunjung ke sana lagi. Hehehe,,, 


SAKIT


Beruntung kemarin Mak Bowgel memutuskan untuk mengunjungi Bandung, karena setelah kepulangan dari kota kembang tersebut, terjadi situasi yang tak terduga. 

Bowgel jatuh sakit setelah 4 hari berada di Jakarta. Faktor kelelahan mungkin bisa menjadi pemicunya. Belum lagi nie ya, mendadak Covid-19 menyerang negara Indonesia. Haduh makin tambah gak enak aja nie suasana. 

Semenjak kepulangan itu hingga sekarang, Bowgel masih di dera penyakit Flu, gak ilang-ilang. Bahkan kuping sebelah kanan Bowgel sekarang jadi budheg. Hiks.. Meski sudah berobat ke Dokter, tapi gangguan ini belum juga menghilang. 

Salah satu hal yang bisa Bowgel lakukan sekarang adalah menghabiskan obat dari Dokter dan banyak beristirahat. Serta bersabar menunggu hasil pengobatannya. Doakan Bowgel cepat sembuh dan bisa beraktivitas normal kembali ya ? 


Salam Comel ! 



Apr 22, 2020

MISTERI LUKISAN TANAH LOT

misteri lukisan tanah lot


#CeritaSiBowgel - Bowgel.com. MISTERI LUKISAN TANAH LOT | Kejadian ini sama seperti misteri lainnya. Unik dan secara kebetulan saja mungkin. Hahaha.. Tapi menurut Bowgel bakalan seru kalo diceritain. Sekalian buat hiburan aja. Barangkali ada yang lagi pingin baca cerita receh dari Bowgel. Hehehe...

MISTERI LUKISAN TANAH LOT


Entah kenapa, hidup Mak Bowgel itu rasanya dipenuhi misteri. Kadang ada yang serem, tapi banyak juga yang konyol. Hahaha.. Seperti misteri yang terjadi di bawah lukisan tanah lot ini.

Jadi ceritanya tuh si Emak Bowgel tinggal di rumah tantenya yang di Bogor. Nah dia itu tidur di kamar bagian atas, pas dekat tangga ke bawah.

Sebagai tambahan informasi, Mak Bowgel itu kerjanya di daerah Jaksel, jadi jaman dulu dia hampir setiap hari pulang pergi Bogor - Jakarta naik commuter line. Itulah kemudian yang membuat Mak Bowgel memutuskan untuk Kos di dekat tempat kerjanya.

Nah kejadian ini tuh terjadinya sudah beberapa tahun lalu. Tepatnya ketika Mak Bowgel masih tinggal di Bogor.

SOSOK RAMBUT PANJANG DI BAWAH LUKISAN


cute kuntilanak illustration


Ceritanya, Mak Bowgel waktu itu sudah pulang kerja. Setelah beberes dan mandi, dia pun menuju kamar atas untuk istirahat. Mungkin karena kecapean, Mak Bowgel malah sulit tidur. Aneh ya ? padahal kalo kecapean, harusnya gampang tidur.

Akibat sulit tidur, dia pun memutuskan untuk menonton TV dengan kondisi lampu kamar dimatikan. Iya, bagi Mak Bowgel, sinar cahaya dari TV sudah cukup untuk menerangi malamnya yang kelam (azek).

Di kamar yang ditempati Mak Bowgel, selain tv ada juga lukisan yang dipajang di dinding dekat jendela kamar. Area di balik jendela tersebut adalah pekarangan kebun rumah tetangga.

Oleh sebab itu, bagi Mak Bowgel, lampu remang-remang membuatnya lebih nyaman daripada menyalakan lampu yang terang. Takut diintip dari jendela, hihihi...

Lukisan yang dipajang di kamar Mak Bowgel adalah pemandangan Tanah Lot Bali. Kebetulan lukisan tersebut memang dibeli tantenya saat mengunjungi Bali. Selain untuk kenang-kenangan, seru juga untuk mempercantik ruangannya.

Waktu menunjukkan jam 12 malam lebih (tepatnya lupa). Cahaya ruangan yang remang, membuat Mak Bowgel serasa sedang berada di dalam galery lukisan. Haha... (Walaupun lukisannya cuma satu).

Tanpa sengaja Mak Bowgel menengok ke area lukisan yang dipajang, entahlah.. saat itu dia merasa perlu menengok ke arah tersebut. Tapi rasanya ada yang agak aneh sama tempat itu.

Yang Mak Bowgel lihat saat itu ternyata gak cuma lukisan saja, tapi ada sosok cewek berdiri di bawahnya. Cewek itu memakai baju panjang dengan rambut tergerai di area bahunya. Akan tetapi yang bikin aneh adalah wujudnya yang tak biasa.

Seketika Mak Bowgel mengucek matanya berkali-kali. Dia berusaha meyakinkan diri tentang obyek yang dilihatnya. Itu benaran ada, apa cuma ilusinya saja.

Untuk membuktikan teori ngasalnya, Mak Bowgel pun menyalakan lampu ruangan kamar. Dia berharap melihat sosoknya lebih jelas atau malah menghilang sekalian.

Ternyata yang didapati Mak Bowgel adalah sosok wanita berambut panjang yang memiliki tubuh transparan (mungkin terkena cahaya lampu), memandang tajam ke arah Mak Bowgel. Dia tak bergeming meski saklar lampu dipencet bergantian.

Tak mau kalah dengan sosok yang memandangnya, Mak Bowgel meyakinkan diri untuk gak beranjak dari kamar. Dalam hati kecilnya dia mengatakan, " masak gw kalah sama dia, hih ! sorry.. !".

Adu kekuatan "bertahan" pun dimulai. Mak Bowgel berharap, sosok itu pergi dan gak berdiri lama di bawah lukisan tersebut, namun sepertinya dia memiliki jiwa kompetitif yang tinggi. Hihihi..

KABUR KE LANTAI BAWAH


Jam menunjukkan pukul 3 pagi, lampu dan tv di ruangan itu masih menyala, sesekali Mak Bowgel melirik ke arah bawah lukisan. Sosok itu juga masih anteng berdiri di sana, dia juga gak mau ngalah rupanya.. hahaha..

Bulu kuduk Mak Bowgel mulai bereaksi, mendadak berdiri semua. Sudah jam 3 pagi lewat dan dia belum sedikit pun menutup mata.

Akhirnya perlahan dia mulai beranjak dan pindah tempat ke lantai bawah. Dia pikir, gak ada gunanya bersikeras sama sosok yang keras kepala. hahaha.. Dia berasa sedang mengalahkan dirinya sendiri mungkin.

Dan ceritapun berakhir begitu saja, hingga pagi menjelang.

FAKTA YANG MENCENGANGKAN


Shinta The Koenti


Jam menunjukkan pukul 7 pagi, saatnya Mak Bowgel mandi dan bersiap mengejar kereta ke Jakarta.

Nah ketika selesai mandi, Mak Bowgel masih punya kesempatan waktu untuk bercerita kepada tantenya tentang apa yang dia alami semalam.

" Tante, masa semalem saya mengalami kejadian aneh banget. ", kata Mak Bowgel membuka perbincangan.
" Kenapa Ce ?", tanya si Tante ke Mak Bowgel.

Akhirnya si Mak Bowgel bercerita tentang kronologis kejadian yang menimpanya semalem. Si Tante diam sambil memperhatikan cerita Mak Bowgel.

Tak lama setelah Mak Bowgel selesai cerita kronologisnya, si Tante kemudian memberikan jawaban sebagai responnya,

"Owh.. Mungkin yang semalem itu si Shinta (nama kuntilanak) penghuni pohon nangka belakang. Pohonnya kemarin dipotong sama pemilik tanah, mau didirikan bangunan baru. " Jawab si Tante.
"Shinta itu yang pernah merasuki temannya si Markikok itu loh, yang waktu itu bikin panik satu RT !", Tambah si Tante menjelaskan. 

Memang beberapa bulan sebelum kejadian, area rumah si Tante sempat heboh gara-gara ada anak perempuan yang kerasukan. Sampai akhirnya dipanggilin pak Kyai, supaya bisa mengusir roh yang merasuki. Ketika ditanya pak Kyai itulah, dia mengaku bernama Shinta

"Owalah.. pantesan ! Mungkin dia bingung rumahnya dibongkar, jadi ngungsi ke kamar semalem. Mana kan kamar atas pas banget deket pohon nangka tetangga ya ?", Respon Mak Bowgel mendengar cerita si Tante. 
"Reseh banget dah ah ! Ntar malem kalo dia usil lagi saya gak ngalah ! Hih !", Lanjut Mak Bowgel sambil menahan kesal.

PERTARUNGAN SELIMUT 



Malam setelah kejadian, Mak Bowgel sudah lebih mempersiapkan diri. Dia sudah mulai siap berperang "kuat-kuatan" gak pindah dari tempatnya.. hahaha..

Berbekal MP3 dan earphone, dia siap berperang melawan si Shinta.

Di pikiran Mak Bowgel, " Dia bakalan dateng lagi gak ya ? Hmmm... !".

Tepat pukul 11 malam, Mak Bowgel siap-siap tidur. Dia mulai mematikan lampu ruangan dan hanya mendengarkan lagu MP3 dengan earphone.

Sesekali dia mendengar suara orang mendesis (a.k.a mengganggu). Tapi Mak Bowgel cuek aja. Volume lagu pun malah ditambah.

Kesal dicuekin Mak Bowgel, Shinta pun berulah. Kali ini dia mulai menarik selimut Mak Bowgel. Akhirnya pertarungan tarik menarik selimut pun di mulai. Hihihi..

Entah sampe berapa lama hal tersebut berlangsung, namun Mak Bowgel menang. Karena malam itu dia gak angkat kaki dari ruangan. Hahaha...

Malam-malam selanjutnya, Shinta gak pernah mengganggu lagi. Mungkin dia sudah punya tempat baru. Atau dia sudah males bermain ama Mak Bowgel, karena Mak Bowgel keras kepala. Hahaha..

Dan lukisan yang terpajang di dinding pun kini menjadi lukisan biasa saja. Tak ada lagi misteri yang muncul dan mengejutkan. Hanya pajangan yang indah jika dipandang.

Tak ada lagi desis suara yang mengganggu, tak ada lagi perang selimut di malam hari. Kehidupan Mak Bowgel pun kembali tenang.

Sekian.