Jun 17, 2020

MEMBUAT BLOG REVIEW BUKU

membuat blog review buku


#CeritaSiBowgel - Bowgel.com. MEMBUAT BLOG REVIEW BUKU. Setelah mempertimbangkan beberapa hal, akhirnya saya memutuskan untuk membuat Blog ini dengan Nieche Review Buku. Maklum selain menulis dan membuat illustrasi saya juga suka membaca buku.

Genrenya macem-macem. Tapi yang paling sering saya baca, pastinya Fantasy. hahaha.. Mengapa saya mengubah Blog ini menjadi blog khusus Review Buku ? Ini dia alasannya !

MEMBUAT BLOG REVIEW BUKU 


Jika diperhatikan Blog ini kan berisi tentang cerita (non fiksi rasa fiksi) yang dinarasikan oleh Bowgel. Kalo diingat-ingat lagi, cerita ini tuh lama-lam semacam cerpen tapi Di Blog, yekan ? Meskipun ada juga postingan yang random. tapi sih intinya tentang cerita. 

Nah, buku pun merupakan bentuk suatu cerita yang ditulis. Biar makin klop dan tidak dianaktirikan seperti di Blog sebelah, akhirnya saya memutuskan untuk membuat kategori khusus di Blog ini. Topiknya cocoklah sama Cerita Si Bowgel. Plus biar Blog ini juga ada isinya. hahaha.. 

KATEGORI


Untuk kategori saya gak akan buat sebanyak dan selengkap GoodReads ya ? Kayaknya cukup dimasukkan ke dalam Fiksi Dan Non Fiksi aja deh. Atau mungkin kalo ke depannya banyak, bisa juga dibuat review Manga atau komik dll. 

Untuk saat ini cukup menggunakan dua kategori dulu aja. Nanti kalo kebanyakan malah bingung sendiri. hahaha.. Apalagi kan saya tipikal orang yang gampang benget berubah-ubah idenya. Kadang pinginnya A tapi mendadak berubah ke plan B. 

Sambil saya lihat bagaimana perkembangan Blog ini ke depan, sementara yang penting rajin  menulis dulu aja. Hehehe.. Ya Gak ? 

STRUKTUR REVIEW BUKU 



struktur review buku di blog
credit : ewafebri (saya sendiri)



Berhubung ini merupakan sebuah Blog maka saya juga harus mempertimbangkan aspek yang dibutuhkan untuk mengembangkannya. Terutama soal SEO, dan tentu saja rasa nyaman pengunjung saat membaca blog ini. 

Oleh karena itu saya membuat rumusan dalam menulis, supaya lebih mudah dibaca dan dimengerti. Maklum saya kalo disuruh menulis bebas tanpa ada templatenya itu hasilnya sangat berantakan sekali. 

Supaya asyik, tentu saya akan memanfaatkan Heading dan subheading. Supaya kita juga memiliki jeda saat membaca tulisannya. Iya gak Genks ? Bagaimana menurut kalian ? 

PENENTUAN STAR REVIEW


Sebagaimana Blog tentang review buku saya juga akan menambahkan bintang sebagai salah satu indikator tentang asyik tidaknya alur cerita menurut saya. 

Kenapa menurut saya ? 

Ya, karena bagus tidaknya itu sesuai selera. Bukan merupakan hasil penilaian mutlak. Kalo menurut saya bagus, belum tentu buat orang lain bagus juga kan ? Tapi paling tidak dalam review nanti,  saya bisa menjelaskan tentang pandangan saya terhadap buku tersebut. 

  • ⭐ : Bintang satu berarti bukunya sulit banget saya nikmati. Hingga saya berakhir untuk tidak melanjutkkannya. Bukan berarti bukunya jelek ya ? tapi mungkin saya yang kurang sreg sama cerita bukunya. 
  • ⭐⭐ : Bintang dua artinya buku ini jauh dari ekpektasiku. Misalnya dari judul bagus, tapi pas bagian cerita bikin sakit kepala.
  • ⭐⭐⭐ : Bintang tiga ini adalah kategori standar. Di mana saya menikmatinya, meski saya tak mendapatkan kesan apapun setelah membaca bukunya. Biasa aja !
  • ⭐⭐⭐⭐: Bintang empat artinya adalah golongan buku yang saya nikmati proses membacanya. Dan bisa mendapatkan kesan mendalam setelah membacanya. Namun, ada beberapa hal yang menurut saya masih sedikit mengganggu. Seperti contohnya format cerita yang bikin pusing kepala, tapi saya suka banget sama isinya. 
  • ⭐⭐⭐⭐⭐ : Bintang lima artinya adalah golongan buku yang bahkan saya rela untuk membacanya kembali (reread), saking sukanya kebangetan. Biasanya juga merupakan buku yang memiliki kesan dan pesan yang bisa saya implementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

FAKTOR PENILAIAN


Sebenarnya berdasarkan apa sich saya menentukan Star reviewnya ? Ini dia beberapa hal yang menjadi acuan saya dalam hal membuat review buku : 

  • Gaya bahasa penulisan. Nantinya ini akan menentukan apakah saya lanjut baca samapi habis, atau berhenti di tengah jalan. Bagi saya gaya bahasa kadang bisa mempengaruhi mood membaca. 
  • Proses membaca. Ini berkaitan dengan saat saya membacanya, nyaman atau tidak. Atau rasanya ingin memendam bukunya di bawah bantal ? hihihi...
  • Manfaat atau moral story. Kalo yang ini berhubungan dengan apa yang saya dapatkan saat membaca buku tersebut. Kadang ada beberapa buku yang rasanya " gitu-gitu aja ", ada juga buka yang meninggalkan kesan mendalam. Bahkan bisa dijadikan guidelines hidup. hehehe..
  • Klimak ceritanya. Misalnya setelah membacanya ada kesan yang mendalam banget yang bahkan saya sulit ungkapkan dengan kata-kata. 

KESIMPULAN


Setiap orang tentu memiliki pertimbangan sendiri-sendiri tentang bagaimana menyusun dan membuat Blog untuk review Buku. 

Bagi saya, alasannya cukup sederhana. Supaya tetap produktif plus bisa berbagi hal yang bermanfaat buat teman-teman semuanya. Akan menjadi sebuah kebahagian tersendiri apabila yang saya bagikan dan tuliskan bermanfaat untuk orang lain. 

Semoga isi Blog ini, meski banyak tulisan random bisa menghibur dan membawa kebaikan pada semua orang. Terima kasih sudah membaca.. 

Salam Comel !

Jun 12, 2020

BOOK REVIEW INDONESIA | JOHN GREEN - AN ABUNDANCE OF KATHERINES


book review an abundance of katherines


#CeritaSiBowgel - Bowgel.com. BOOK REVIEW INDONESIA | JOHN GREEN - AN ABUNDANCE OF KATHERINES | Buku ini tuh sebenarnya udah lama banget saya baca. Dulu juga pernah saya publish reviewnya di Blog ewafebri. Akan tetapi, mengingat struktur tulisannya gak karuan, akhirnya saya kirim ke draft tulisan lagi. Dan hari ini saya ingin membuat review dengan tulisan yang lebih enak dibaca. hahaha.. Selamat membaca !

BOOK REVIEW INDONESIA | JOHN GREEN - AN ABUNDANCE OF KATHERINES 



book review john green an abundance of katherines


⭐⭐⭐



JUDUL : AN ABUNDANCE OF KATHERINES
PENULIS : JOHN GREEN
GENRE : YOUNG ADULT
TAHUN PENERBITAN : 2006
ISBN :   9780525476887
JUMLAH HALAMAN : 229
BAHASA : INGGRIS


BLURB


" Katherine V thought boys were gross. Katherine X just wanted to be friends. Katherine XVIII dumped him in an e-mail. K-19 broke his heart.

When it comes to relationships, Colin Singleton's type happens to be girls named Katherine. And when it comes to girls named Katherine, Colin is always getting dumped. Nineteen times, to be exact.

On a road trip miles from home, this anagram-happy, washed-up child prodigy has ten thousand dollars in his pocket, a bloodthirsty feral hog on his trail, and an overweight, Judge Judy-loving best friend riding shotgun--but no Katherines. Colin is on a mission to prove The Theorem of Underlying Katherine Predictability, which he hopes will predict the future of any relationship, avenge Dumpees everywhere, and finally win him the girl.

Love, friendship, and a dead Austro-Hungarian archduke add up to surprising and heart-changing conclusions in this ingeniously layered comic novel about reinventing oneself. "
 

THE REASON I READ


Alasan saya masih tetep klise. Gara-gara baca buku John Green, saya tertarik untuk baca buku ini juga, Gaya bahasa John Green yang ringan dan mudah dimengerti, bagi yang sedang belajar kayak saya ini menjadi salah satu alasan utamanya. 

Yang kedua, jujur biar gaya aja ! hahaha.. " wuidich bacaannya buku bahasa Inggris ! ". Nanti kan bisa dipajang di deretan Shelves GoodReads

Padahal sih sebenarnya saya sedang belajar bagaimana memahami sebuah cerita dalam bahasa Inggris. Huehuehue.. 

CHARACTER


Collin Singleton adalah seorang yang genius dan Prodigy yang tinggal di Tennese, Amerika. Dia tergolong genius dengan caranya sendiri. hehehe.. 

Kemampuannya merumuskan segala sesuatu membuatnya ingin memprediksi masa depannya juga. Bahkan tentang kisah cintanya dengan beberapa wanita bernama Katherine yang sering mencampakkannya. Hihihi.. Miris sekali. 

Hasan adalah sahabat Collin, seorang Muslim yang tinggal di Tennese. Dia teman yang mengharapkan Collin hidup normal layaknya anak remaja lainnya. hahaha.. Dia sangat memahami apa yang membuat Collin bisa menjadi lebih percaya diri. 

Katherine adalah nama-nama wanita yang telah mencampakkan Collin. Bahkan saking banyaknya, dia menambahkan nomor romawi di setiap nama belakang mantannya.

STORY


Colin seorang prodigy dan genius yang mampu membuat segala sesuatu dalam bentuk rumus layaknya matematika. Sebagai seorang remaja, dia pun juga ingin menjalin kisah cintanya. Dan cintanya selalu berlabuh pada seorang gadis bernama Katherine. 

Sayangnya, setiap gadis yang bernama Katherine selalu mencampakkan Colin. Hingga kemudian dia berniat membuat prediksi masa depannya, dengan menciptakan Anagram. Supaya kelak dia bisa mengetahui kemungkinan atas nasib cintanya. 

Saking seringnya dia jatuh cinta dengan nama yang sama, Colin bahkan menambahkan angka romawi di belakangnya. Hahaha,, 

Sebagai seorang sahabat (yang berani berterus terang), Hasan mengingankan Colin hidup normal layaknya remaja lain. Normal di sini mungkin lebih ke "take a easy" dengan kisah cintanya tanpa harus memikirkan membuat theorem (rumusan soal percintaan) segala. Hihi.. Ya hidup cukup dinikmati, gak perlu dibikin ribet. 

Itu pula alasannya, mengapa Hasan mengajak Colin untuk melakukan perjalanan (Roadtrips). Sebagai sahabat, Hasan paham betul, Roadtrips lah yang akan menyelamatkan dunia remaja Colin menjadi kenormalan baru (lah.. New Normal ?) layaknya remaja seusianya. hahaha..

MY IMPRESSION


Jika dibandingkan dengan buku John Green yang lainnya, menurut saya buku ini terkesan memaksakan alur ceritanya. Meski awalnya saya penasaran dengan judulnya, namun saat proses membaca bayangan saya tentang keseruan buku ini perlahan sirna. 

Sebenarnya tidak jelek, tapi mungkin kurang sreg buat saya aja. Hal ini saya simpulkan setelah membaca buku ini dan pada bagian pertengahan, saya hanya merasa.. "owh begini aja toh ceritanya.. " Rasa excited saya di awal mulai berkurang. hahaha.. 

Tadinya saya pikir, dengan modal nama "John Green" saya akan terhanyut dengan alur ceritanya seperti membaca The Fault In Our Stars atau Looking For Alaska. Tapi ternyata tak seheboh itu. Tapi lumayanlah untuk baca-baca, daripada baca berita Hoax mulu. hahaha,, 

Hal yang membuat saya masih betah membaca buku ini hingga akhir adalah adanya istilah-istilah baru yang digunakan oleh John Green. Seperti Smartypants, Anagram, Dingleberries, Theorem (rumus persamaan) dll. Bagi saya beberapa istilah itu menjadi perbendaharaan kata baru. Hehehe.. 

Owh iya, di buku ini juga penggunaan kata "kafir" terdengar sangat lucu. Hihihi .. Biasanya saya cukup sensi kalo ada orang yang dikit-dikit teriak kafir mulu, tapi dalam cerita ini, penempatannya biasa saja.  
 

Baca Juga : BOOK REVIEW PAPERTOWNS - JOHN GREEN


Cerita ini sih 100% fiktif. Memang ada ya kejadian sebenarnya punya pacar dengan nama yang sama (secara tak disengaja) kecuali memiliki obsesi tersendiri ? hahaha.. Sungguh gak masuk akal. Tapi namanya cerita ya dinikmati saja. hehhe.. 

WHAT I LEARN


Buku ini menceritakan tentang kisah persahabatan, percintaan, perjuangan hidup dan bagaimana sebuah cerita atau sejarah itu lebih mudah diingat dibandingkan dengan hal-hal yang bersifat pasti. 

Seperti angka-angka , ilmu matematika, atau segala sesuatu yang dihasilkan dengan rumus / ketentuan akan mudah dilupakan, dibandingkan dengan sejarah, moment, cerita, yang sekalipun penciptanya atau orang yang menyampaikan telah tiada, tapi cerita itu mampu bertahan lama.

Apalagi kalo cerita itu bisa tersebar dari mulut ke mulut. Namun yang perlu diwaspadai adalah ketidakpastian. Karena cerita mudah ditambah dan dikurangi pada proses penyebarannya. hahaha.. Sementara ilmu pasti, dari awal hingga akhir akan memiliki hasil yang sama karena rumusnya ya itu-itu saja. 

Selalu ada kelebihan dan kekurangan dalam setiap sisi kehidupan. Tergantung bagaimana kita memilih dan menjalaninya. 


FAV. QUOTE


"Brain from knowing what can not be remembered" -- John Green

 

Jun 10, 2020

STOP HOAX ! BERHENTI MEMBAGIKAN KONTEN ORANG LAIN DI SOSIAL MEDIA


berhenti membagikan konten hoax



#CeritaSiBowgel - Bowgel.com. Hoax sudah menjadi "New Normal" tanpa kita sadari ya ? Tombol reshare, repost, ataupun retweet memudahkan kita untuk membagikan konten yang dibuat oleh orang lain (ataupun kita sendiri) pada follower. Akan tetapi, Bowgel mulai membatasi bahkan menghindari aktivitas ini dengan alasan berikut ini.

BERHENTI MEMBAGIKAN KONTEN ORANG LAIN DI SOSIAL MEDIA


Merebaknya berita Hoax, meme foto ataupun foto yang sengaja diedit untuk tujuan tertentu membuat membuat Bowgel jadi harus berhati-hati. Setidaknya, akuh gak mau jadi bagian dari mereka yang membagikan konten tanpa tahu kebenarannya. 

Beberapa fitur tombol memang mudahkan untuk membuat sebuah konten menjadi viral. Ataupun adanya hashtag yang menjadi alat untuk melakukan pergerakan baru. Akan tetapi ini menjadi jebakan batman jika kita tidak tahu benar apa yang sedang terjadi. 

Rasa amarah, rasa kecewa, rasa denial kadang bisa lebih menang dari rasa waras. Terutama jika didukung oleh rasa gegabah dan tidak suka. Padahal belum tentu semua informasi itu terjadi sesuai fakta. 

Hoax belakangan menjadi kenormalan baru (New Normal). Meskipun gak ada hubungannya sama bidang ekonomi. Hihihi.. tapi hal ini juga bisa berdampak pada perekonomian loh. 

Bahkan saking terlihat normalnya, orang sulit membedakan mana yang palsu mana yang asli. Semua terkesan menjadi fakta. Apalagi banyak media pemuja click bait. 

STOP SHARING 


Itulah yang menjadi pertimbangan, kenapa Bowgel jarang sekali membagikan konten orang lain apalagi soal opini. 

Sebuah opini kadang tidak berdasarkan data yang jelas. Apalagi cuma mengandalkan asumsi, yekan ? Belum lagi kalo yang membuat opininya tuh males melengkapi / research data lebih dulu. Alah Biyung !

Bahkan meskipun ada datanya, kita juga harus mencari tahu, apakah data tersebut relevan atau tidak. Ya daripada kita salah membagikan informasi ke orang lain ? Hayoooo... ! Apa gak kita jadi tukang fitnah malahan ! Hadeeh ! 

MEMBAGIKAN KONTEN SENDIRI


Daripada membagikan konten orang lain yang belum jelas kebenarannya, Bowgel lebih suka berbagi artikel pribadi. Alasannya simple, karena Bowgel paham tentang konsekuensinya. Pun tulisannya juga bisa dipertanggungjawabkan karena murni pikiran sendiri. 

Sebel kan kalo kita terlibat masalah hanya karena membagikan informasi dari orang lain. Apalagi tak bisa mempertanggungjawabkannya.. ? Yekan ? 

Meski terkesan ingin berada di zona nyaman, ya gak masalah ! Toh masih banyak hal lain dalam kehidupan Bowgel yang memang perlu dituntaskan. Bukan menambah masalah dari repost tulisan orang lain. Hehehe.. 

SHARING DARI SANG PAKAR


Hal lain lagi yang berani Bowgel bagikan adalah tentang tutorial atau cara step by step yang memang ditulis oleh pakarnya. Paling tidak mereka memang sudah punya pengalaman di bidangnya. Bukan dari sumber berita yang sekarang ini cenderung mendewakan click bait

Beberapa media memang memberikan informasi yang valid, tapi banyak juga media lain yang hobi memplintir berita supaya dibaca dan berakhir dengan membuat drama penyangkalan dalam bentuk berita baru sebagai klarifikasi. Ah Basi Sekali ! 

MEMBACA DARI SITUS RESMI


Untuk mendapatkan informasi valid dan jelas, Bowgel biasanya lebih suka membaca di Press Realese situs resminya. Paling tidak apa yang disampikan gak berbelit-belit seperti drama mendapatkan Click. 

Berita tersebut juga lebih layak untuk di-repost (tanpa harus menambahkan caption drama) karena berasal dari sumber situs resminya. 

Yup.. Bowgel ingin menjadi bagian penyebar informasi yang benar sehingga bisa mengedukasi diri sendiri dan pembaca lainnya dengan baik. Bukan menjadi penyalur berita sampah yang hanya bertujuan untuk membuat huru hara, membangun rasa pesimis dan sulit dipertanggungjawabkan. 

KESIMPULAN


Jika terpaksa atau secara tidak sengaja membaca sebuah informasi yang Bowgel percaya itu Hoax. Biasanya justru gak akuh share. Biarkan budaya kebodohan itu rantainya terputus pada Bowgel saja. 

Jangan sampai Bowgel menjadi bagian dari mereka yang menyebarkan informasi tidak benar / dilebih-lebihkan. 

" Cerdaslah dalam mengelola informasi, bijaklah dalam membagikan informasi. " ~ Bowgel

Dengan begitu hidup kita akan dipenuhi hal-hal yang positif dan bermanfaat. 

Sekian #CeritaSiBowgel kali ini. Salam Comel !


Jun 3, 2020

IDULFITRI 1441 H BERBEDA

cerita si bowgel idulfitri


#CeritaSiBowgel - Bowgel.com. IDULFITRI 1441 H BERBEDA | Pada setuju gak genks kalo Lebaran tahun ini berbeda banget rasanya. Bowgel sih merasa begitu. Hihi.. gak tahu kalo kalian. Jadi begini cerita bedanya !

IDULFITRI 1441 H BERBEDA


Yang namanya Idul Fitri tuh identik dengan mudik, bersilahturohmi, makan-makan dan berekreasi ya.. ? Belum lagi beli baju baru (Bowgel sih gak dibeliin, si Mak pelit, warna bajunya itu-itu aja soalnya. Hehhe..)

Tapi sayangnya tahun ini sangat berbeda. Gak seperti tahun-tahun lalu. Ada beberapa kebiasaan yang berubah total tahun ini. Ini dia ceritanya !

SHOLAT IED


Suasana sangat berbeda di awali dengan Sholat Ied. Biasanya setiap tahun Bowgel sekeluarga Sholatnya di Masjid dekat rumah. Namun tahun ini karena di Masjid tidak ada, jadi kami mengikuti himbauan untuk Sholat di rumah saja. Bareng sama keluarga. 

Kebetulan juga ada tetangga yang ikutan mau sholat bareng kami, jadi setidaknya ada lebih dari kuota minimal yang diperbolehkan sholat di rumah. 

Untuk mengikuti himbauan juga, akuh sekeluarga tetap memberlakukan social distancing selama Sholat. Ini agak ironis ya ? Padahal setiap Sholat biasanya kita selalu dianjurkan untuk merapatkan saff-nya. Tapi kali ini kita harus menjaga jarak. 

Dari suasana ini sudah mulai ada yang terasa hilang genks. Beruntungnya gema takbir masih terdengar di Masjid sekitaran rumah. Meskipun sebagian berasal dari recording tapi rasa lebaran masih tetap ada.

SERANGAN TETANGGA


Hari itu akuh sekeluarga yakin banget gak akan ada yang berkunjung. Apalagi sedari malem hingga Sholat Ied menjelang, suasana area rumah itu sepi banget. Gak ada orang berkeliaran seperti tahun sebelumnya. 

Tapi ternyata perkiraanku tuh salah besar genks. Setelah selesai Sholat, akuh sekeluarga itu berharapnya leyeh-leyeh sambil menikmati ketupat dan rendang. Namun tak berselang lama, pagar rumah seperti ada yang membuka. Dan terdengarlah, 


" Assalamualaikum... ", teriak tetangga dari depan pintu rumah. 

" Waalaikumsalam... ", Sahut kami sekeluarga dari dapur belakang. 
 

And then... Geruduukkk... 

7 orang pun bertamu dari keluarga tetangga. Nenek, Kakek, Anak, Mantu dan para cucu. Beruntungnya mereka sadar diri untuk cuci tangan lebih dulu. 

Secara kebetulan, taman depan rumah memang disediakan kran (untuk menyiram tanaman). Ternyata kran tersebut sangat berguna di masa pandemic ini. Hihihi.. 

Mereka pun duduk di bagian teras rumah. Owh iya, entah kenapa orang-orang itu memang lebih suka duduk di bagian teras depan dibandingkan ruang tamu. Untungnya sih kami menyiapkan bangku dan meja. Tak ketinggalan, sekaligus cemilan lebaran. 

Sesaat kemudian, keajaiban pun terjadi.. hahaha.. 

Iyak... ! Keluarga tetangga lainnya pun ikut berdatangan mengunjungi kami. Dan kalo dihitung-hitung, mungkin lebih dari 50 orang yang berkunjung ke rumah. Niat social distancing dari pagi pun ambyar. Hahaha.. 

Curangnya nie para tetangga, mereka pasang status  di story bahwa rumahnya tidak ingin dikunjungi. Eh tapinya mereka malam mengruduk rumah kami. 😭😭😭😭 Hukuman macam apa ini ?

Tapi ya gak apa-apa. Susah juga rupanya. Masa' iya kami tega mengusir mereka semua. Bowgel doakan semoga kemarin yang ada di rumah senantiasa sehat. 

HUNTING PHOTO MACRO



cerita si bowgel hunting photo


Umumnya kan kalo habis lebaran pertama, kita lanjut berkunjung ke rumah keluarga yang agak jauh di hari kedua ya. Akan tetapi, mengingat suasana kayak gini dan belum tentu mereka bersedia dikunjungi, akhirnya akuh butuh aktivitas lainnya. 

Salah satunya adalah hunting foto untuk macro. Buat kalian yang penasaran seperti apa hasil fotonya, bisa langsung klik di menu Photography. Hasil fotonya sih kebanyakan tentang alam ya genks. Hihihi... 

Owh iya, foto-foto tersebut akuh potret cuma pake Hape saja ya genks ? bukan pake kamera dslr yang mahal tea. Hahah.   Jadi jangan heran kalo gak sesuai ekspektasi kalian. 

BLOGGING 


Aktivitas lain yang akuh lakukan tentu saja Blogging. Terutama me-redesign template Blog supaya kelihatan lebih segar di mata. Hehe.. 

Selain itu tentu saja bikin draft postingan, salah satunya yang sedang kalian baca ini. Hehehe... 

Akuh beruntung banget punya aktivitas dan hobi yang bisa menghibur di masa pandemic ini. Bayangkan kalo gak ada kegiatan sama sekali selama liburan. Hadeeeh.. Bisa maki tambah gemuk nie paha dan pipi. 

KESIMPULAN 


Lebaran tahun ini memang berbeda ya Genks. Tapi semoga ibadah yang kita lakukan selama bulan Ramadan kemarin diterima Tuhan YME.

Ke depannya Bowgel berharap masa yang terbatas ini cepat selesai. Virus pun secepatnya menghilang, atau paling tidak ada solusi dan obat yang mudah di dapat. 

Itulah cerita Bowgel tentang Masa Liburan Lebaran Tahun 1441 H kali ini. Selamat Idul Fitri, Mohon Maaf Lahir dan batin ya ? 

Salam Comel !