Aug 10, 2020

SHARING WITHOUT JUDGING !

Sharing Without Judging


#CeritaSiBowgel - Bowgel.com. SHARING WITHOUT JUDGING ! Pernah gak kalian bikin tulisan/posting sesuatu dengan alibi " reminder buat diri sendiri " tapi sebenarnya pingin banget ngenain orang lain. 🤭🤭🤭 SAYA SERING ! Dan saya sebel karenanya ! Hahaha.. rasanya pingin banget bikin tulisan dan curhatan tanpa harus menyinggung orang lain, tapi rasanya sulit banget ya ? Duh.. Manusia !

SHARING WITHOUT JUDGING ! 


Dilemanya menulis itu kadang macem-macem. Mengekspose kesalahan dan kemalangan diri sendiri, ada aja yang nganggep itu "keluhan". Membahas sesuatu yang relevan dengan orang banyak, dikiranya menyindir. Atau malah sengaja menulis sesuatu untuk diri sendiri tapi niat sebenarnya pingin nabok orang lain. Hayoo kamu tipe yang mana ? Hahaha.. 

Kalo dipikir-pikir, tiga tipe manusia di atas masuk dalam diri saya sendiri sih. Hahaha.. Hanya saja yang paling pingin banget saya kurangi tuh adalah menjadi tipe orang yang ketiga. 😂😂😂

Saya pingin banget berbagi sesuatu tanpa bermaksud menyindir siapapun. Karena saya gak pernah tahu tentang apa yang sedang dilewati oleh orang-orang itu. 

Mungkin saja saat dia mengeluh di sosial media, karena itu satu-satunya cara supaya dia mampu bernafas dengan lega. Atau mungkin saja apa yang dituliskannya bukan kondisi yang sebenarnya (bisa saja yang sebenarnya lebih buruk atau malah buat lucu-lucuan aja, namanya juga konten hahaha..). Gak semua di sosmed itu benar adanya, yekan ?

Dulu saya tipikal orang yang demen banget baca status orang trus kemudian saya bales dengan status yang mengatasnamakan "reminder for my self / Note To My Self" hahaha.. (Buat apa coba evaaaa ???? Padahal tulisan itu pada akhirnya gak pernah dibaca juga ! 😂😂😂)

Tapi yang sebenarnya terjadi kan niat dibalik itu adalah saya pingin ngatain orang lain, yekan ? Hahaha.. Dan yang tahu niat itu hanyalah saya dan Tuhan (serta pembaca yang pintar menganalisa 🤭🤭🤭). 

Makin kesini kok rasanya, sayalah yang sebenarnya kurang kerjaan alias ngapain ngurusin urusan orang. Hahaha... Mending kalo dapet bayaran ? Yang ada otak jadi penuh tekanan 🤭🤭🤭.

Setiap orang tentu punya alasan kenapa mereka berkeluh kesah di Sosmed. Dan memang hak mereka juga lawung itu timelinenya. Yang menjadi masalah adalah ketika kita mulai ikut campur sama keputusannya, yekan ? Trus nimbrung sama masalah mereka gitu. Pada akhirnya yang gak harus menjadi prioritas malah jadi perhatian kita. Hahaha.. Duh !

Saya musti mengubah mindset nih. Bahwa kita hidup bersama-sama tak bisa menyeragamkan cara pikir kita, yekan ? Bagi yang senang berkeluh kesah silakan, bagi yang merasa keberatan mendengar atau membaca ya gak apa-apa, bagi yang asik-asik aja apalagi. 

Hal yang tak sama seperti cara pikir kita bukan berarti menjadi standart kebenaran. Kadang nih saya terjebak di sini nih. Suka merasa paling benar sama pikiran kita sendiri 😭😭😭 tanpa mempertimbangkan cara pikir orang dengan sudut pandang berbeda. Pokoknya kalo gak sama, judulnya salah aja. 

Yang menjadi PR ke depannya adalah bagaimana otak saya gak mudah terdistraksi oleh urusan orang lain. Dan fokus pada urusan diri sendiri. Mungkin dengan begitu saya lebih bisa memahami urusan apa saja yang harus diselesaikan. 

Baiklah.. saya sudahi dulu saja tulisan ini, karena udah mulai gak fokus dan ingin berhenti. Tulisan ini cuma semacam unek-unek yang tersalurkan.



0 comments:

Post a Comment

Berkomentarlah dengan bijak. Demi kenyamanan bersama jangan menyertakan link hidup, spamming dan komentar SARA. Gunakan URL link untuk dikunjungi balik.