Dec 22, 2020

SIN IS TOO EXPENSIVE

SIN IS TOO EXPENSIVE



#CeritaSiBowgel - Bowgel.com | SIN IS TOO EXPENSIVE.
 

Jika kamu seseorang yang percaya tentang kehadiran Tuhan, maka bahasannya ini mungkin sangat relevan. Tapi jika kamu sebaliknya, maka bahasan ini hanya dianggap sebagai salah satu bentuk depresi yang berlebihan. 

SIN IS TOO EXPENSIVE


Seberapa aware dari kita sebagai orang yang percaya kehadiran Tuhan bahwa sebuah dosa itu harus dibayar dengan mahal, sangat mahal. Bahkan uangpun tak mampu menebusnya. 

Rasa penyesalan, rasa sakit hati, intimidasi, rasa menyalahkan diri sendiri, rasa tidak nyaman, gelisah, resah, rasa amarah menyeruak membabi buta di setiap saat, setiap waktu tanpa bisa dikendalikan. Pernahkah kalian merasakan hal ini ? atau mungkin hanya otak saya saja yang terlalu berlebihan dalam memandang sesuatu ? 

Kemerdekaan terenggut, ketenangan seolah sirna, kedamaian tak lagi ada, yang paling parah bahkan tidurpun tidak merasa nyenyak sama sekali. Kesepian bahkan tetap memburu di saat kita berada di keramaian sekalipun. 

Tak ada orang yang mampu memahami perasaan ini, terutama bagi mereka yang sudah biasa menjalaninya. Tapi mengapa ini tidak berlaku bagi saya ? mengapa saya yang merasakan dampak damage-nya ? Apakah Tuhan sedang memberikan saya sebuah peringatan ? Jangan lagi kamu lakukan di masa mendatang ! 

REMORSE


Bagaimana cara menghadapi ini ? apa yang harus saya lakukan untuk menghentikan ini semua ? banyak saran yang saya dengar tidak mampu menyembuhkannya, saran-saran itu hanya memperburuk perasaan, saran-saran itu hanya membuat semakin parah keadaan, dan saran-saran itu hanya membunuh rasa kepercayaan. Dan saran-saran itu hanya terdengar menyudutkan. 

Bercerita kadang tak memberikan solusi, tapi justru dimaki, seolah saya merasa paling sok suci. Berbagi kadang tidak memberikan jalan keluar sama sekali, tapi justru membuat banyak hal seolah menjadi-jadi. Mengapa berhenti seolah sulit sekali ?

Tak jarang mereka hanya menganggapnya sepele, "begitu doank aja dilebay-lebayin !". "Sok merasa beda, kayak gak pernah bikin dosa aja". "Katanya mau maju.. ? Mana ?". 

Penyesalan. Saya harus memulainya dengan penyesalan. Hanya itu yang bisa saya lakukan. Berserah terhadap segala kemungkinan, bersiap tentang sebuah kehilangan, yang sangat besar. Mungkin itu harga yang harus saya bayar dengan sangat mahal. 

KEHILANGAN ! 

RECEIVE PUNISHMENT


I take all the punishments from now on.

Sebagai konsekuensi dari apa yang saya lakukan, maka saya harus menerima setiap hukuman. Dengan begitu saya mampu melanjutkan hidup dengan tenang. The worst punishment adalah kehilangan harga diri dan teman. 

That was very hard but i had to take it, so that my soul will heal and find a peace like i used to have. It's really very expensive. 

They might think i am lonely because i don't have anyone around, but the fact is i am alone to receive those punishments with gratefully. You may know me, but you don't know anything about me yet. The way you're thinking is not the same like the way my mind is. And that's okay. We are not supposed to be the same. 

I won't tell you what's going on inside my head, because i don't need all of you to understand about me at all. I'll do what i have to do, you do what the best for you. Let me finish all my punishment first, then i can do anything with more gratefull and happy. 

This is the only way i can face the world with gratitude. This is the only way i sleep tightly, this is the way i can wake up peacefully in the morning, and this is the way i can see my bright future. I don't need to be accepted, and i don't want to be like all of you. I am who i am, i live the way i want to live.

LEFT IT ALL BEHIND


Terima kasih Tuhan untuk rasa ini. It proves me that my heart isn't numb yet. Saya masih mampu merasakan rasa sesal dan kesedihan karena melakukan sebuah kesalahan, sehingga tidak terjerumus makin dalam. Itu adalah sebuah kenikmatan. 

Alhamdullillah Tuhan, Engkau telah mengirimkan peringatan bahwa ini bukan kehidupan yang harus saya jalani di masa-masa mendatang. Engkau telah menjaga hamba dari dunia kehancuran yang hampir hamba jalankan. Engkau telah menegur untuk tidak lagi mengulangi kesalahan yang sama. Dan Engkau telah menyadarkan hamba untuk berhenti dan menghindarinya. 


0 comments:

Post a Comment

Berkomentarlah dengan bijak. Demi kenyamanan bersama jangan menyertakan link hidup, spamming dan komentar SARA. Gunakan URL link untuk dikunjungi balik.